Polisi Berhasil Menemukan 100Kg Sabu di Pabrik Tangerang
Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan 100kg narboka jenis sabu dan 300 ribu butir jenis H.5 dalam penggerebekan di Pergudangan Sentra Kosambi Blok H5, Kosambi Timur, Kosambi, Kabupaten Tangeran, Banten.
Setelah berhasil melumpuhkan dan mengamankan barang bukti di dalam mobil, petugas menyisir gudang tersebut dan didapati paket sabu lain seberat 60kg.
Tak hanya itu, di dalam gudang juga didapati sebanyak 300 ribu butir pil H.5 yang sudah siap edar.
"Sehingga total, kami amankan sebanyak 100kg sabu dan 300 ribu pil H.5" ucap Arman.
Arman juga mengatakan dalam penggerebekan itu, dua pelaku ditembak mati. "Satu orang yang tewas merupakan warga negara asing," lanjut Arman.
Sementara seorang lainnya belum bisa teridentifikasi lantaran tak ada tanda pengenal di tubuhnya.
Arman mengungkapkan, petugas terpaksa menembak kedua pelaku lantaran adanya perlawanan dengan melakukan penembakan serta berusaha menabrakan mobil ke arah petugas.
Hasil pengungkapan dan penggerebekan ini merupakan kerjasama antara petugas BNN, Polres Tangerang, beserta TNI. Petugas gabunga tersebut saat ini masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Setelah berhasil melumpuhkan dan mengamankan barang bukti di dalam mobil, petugas menyisir gudang tersebut dan didapati paket sabu lain seberat 60kg.
Tak hanya itu, di dalam gudang juga didapati sebanyak 300 ribu butir pil H.5 yang sudah siap edar.
"Sehingga total, kami amankan sebanyak 100kg sabu dan 300 ribu pil H.5" ucap Arman.
Arman juga mengatakan dalam penggerebekan itu, dua pelaku ditembak mati. "Satu orang yang tewas merupakan warga negara asing," lanjut Arman.
Sementara seorang lainnya belum bisa teridentifikasi lantaran tak ada tanda pengenal di tubuhnya.
Arman mengungkapkan, petugas terpaksa menembak kedua pelaku lantaran adanya perlawanan dengan melakukan penembakan serta berusaha menabrakan mobil ke arah petugas.
Hasil pengungkapan dan penggerebekan ini merupakan kerjasama antara petugas BNN, Polres Tangerang, beserta TNI. Petugas gabunga tersebut saat ini masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

No comments: