Obama Memiliki Alasan Mengapa Nangis Saat Pidato Terakhirnya Sebagai Presiden AS
Apa yang membuat Presiden OBama menjadi emosional dan menangis saat menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Presiden AS.
Dalam pidatonya tersebut , Obama terlihat emosionil. Bahkan, ia sempat tak kuasa meneteskan air mata di hadapan banyaknya pendukungnya yang hadir pada saat itu.
Barack Obama menyampaikan pidato perpisahannya sebagai Presiden Amerika Serikat di McCormick Place, Chicago pada hari Selasa 10 Januari lalu. Saat berpidato, Obama didampingi oleh sang istri, Michelle Obama dan Wakil Presiden Joe Biden beserta istri, Jill Biden.
Dalam pidatonya tersebut , Obama terlihat emosionil. Bahkan, ia sempat tak kuasa meneteskan air mata di hadapan banyaknya pendukungnya yang hadir pada saat itu.
Di pertengahan pidatonya, Obama mendadak meneteskan air mata saat menceritakan perjuangan Michelledan kedua anaknya., Malia dan Sasha menemaninya selama menjabat sebagai Presiden Amerika.
"Kalian berperan meski tak diminta, tentunya dengan gaya dan selera humor kalian sendiri. Kita Amerika naik level karena kalian. Kalian membuat saya dan negara ini bangga," tutur Obama.
Obama menyatakan bahwa AS sudah mengalami pencapaian yang luar biasa selama sepuluh tahun kepemimpinannya. Namun, dia berpesan kepada seluruh rakyat AS agar mendukung penuh kepemimpinan presiden baru, Donald Trump yang akan dilantik pada 20 Januari mendatang.
"Dukungan kepada kepemimpinan yang baru menunjukkan demokrasi yang sejati dari bangsa Amerika," ujar Obama. "Pidato saya ini tidak akan menjadi pidato anti-Trump. Itu bukan sifat seorang negarawan. Seluruh arga Amerika harus saling bekerjasama untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi," seru Obama yang disambut gemuruh para pendukungnya.

No comments: