dewajudiqq
Breaking News
recent

Manager JKT48 Bunuh Diri, Jenazah Tidak Jadi Diautopsi?



Rasa duka mendalam masih dirasakan oleh para member JKT48 atas meninggalnya sang manajer, Inao Jiro. Seperti diketahui, mendiang Inao ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya oleh sang asisten rumah tangga, pada Rabu (22/3). Tak pelak, kematian Inao langsung menghebohkan publik.

Sosok Inao merupakan orang yang cukup berpengaruh di JKT48. Kehadiran Inao selalu ditunggu fans lantaran ia selalu berbagi info tentang JKT48. Namun polisi menduga jika Inao memilih bunuh diri dengan motif stres.

"Motif karena beban kerja terlalu berat," ujar Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri belum lama ini. "Pekerjaan generalisasi manajer JKT48."

Di sisi lain, izin tinggal Inao sempat dipertanyakan. Namun kini ia diketahui sudah lama tinggal di Indonesia secara legal. Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho.

"Yang bersangkutan memiliki kartu izin tinggal sementara, atau E-KITAS yang dikeluarkan Direktorat Jendral Keimigrasian," ujar Alexander. "Artinya, yang bersangkutan adalah warga negara asing, yang tertulis di situ lahir di Kyoto 11 Juli 1969."

Sementara itu, jenazah manajer JKT48 itu disebut-sebut tidak jadi diautopsi. Bukan karena izin tinggal, melainkan tidak mendapat izin dari pihak keluarga. Pihak kepolisian sejatinya menginginkan agar jenazah Inaro diautopsi sehingga dapat diketahui secara pasti penyebab kematiannya.

"Atas permintaan keluarga, jenazah Inao Jiro tidak jadi (diautopsi)," tambah Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul dilansir Okezone pada Kamis (23/3). Informasi meninggalnya Inao kini telah disampaikan kepada Kedubes Jepang di Indonesia.

No comments:

Powered by Blogger.