Warga Eropa Gembira Karena Partai Anti-Islam Kalah Pemilu Belanda
Partij voor de Vrijheid (PVV) atau Partai Kebebasan belakangan menjadi sorotan di Belanda. Partai pimpinan Geert Wilders ini menuai kontroversi lantaran dikenal anti islam dan anti imigran.
Banyak warga Belanda dan juga Eropa yang merasa resah lantaran PVV sempat diprediksi menang dalam pemilihan umum Belanda. Namun, ternyata hal itu tidak terjadi. PVV diketahui hanya meraup 18 persen suara dan kalah telah dari Partai Liberal Partai VVD pimpinan PM Mark Rutte.
Hasil tersebut tak pelak disambut gembira oleh rakyat Belanda dan juga Eropa. Pasalnya mereka sempat khawatir mengingat PVV kerap menggunakan retorika dan propaganda anti Islam yang membangkitkan partriotisme warga.
Mark Rutte sendiri mengatakan jika hasil pemilu ini merupakan kemenangan bagi warga. "Hari ini adalah pesta demokrasi. Wakyat Belanda membuktikan dan menolak populisme yang salah. Ini adalah kemenangan untuk rakyat Belanda," ujarnya.
Pernyataan senada juga diungkap oleh Juru Bicara Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker. Ia mengatakan jika kekalahan PVV merupakan tonggak serangan warga Eropa pada populisme sayap kanan, neo fasis yang marak di Eropa.
Sementara itu, sejumlah pemimpin dunia lainnya juga telah menyampaikan ucapan selamatnya atas kemenangan partai liberal. PVV diketahui hanya berhasil meraih 19 kursi dari total 150 kursi parlemen. Sedangkan Partai Liberal meraih 32 kursi.

No comments: