dewajudiqq
Breaking News
recent

Terungkap Kisah Miris Pegawai Facebook


Banyak yang membayangkan jika bekerja di Facebook seolah seperti mimpi yang menjadi nyata. Tidak hanya bergengsi, pekerjaan di perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg itu dipercaya akan mendatangkan kekayaan dan kemewahan.

Hal tersebut mungkin saja benar untuk sebagian karyawan, namun tidak untuk Victor dan Nicole. Pegawai di kafetaria Facebook itu harus tinggal di sebuah garasi yang hanya cukup untuk dua mobil selama tiga tahun terakhir bersama ketiga anaknya.

Di kediaman mereka hanya ada tiga kasus yang terletak di belakang. Tidak ada sekat pemisah antara ruang tidur dan ruang keluarga. Sedangkan pakaian disimpan di lemari kecil atau digantung di sekat-sekat pintu garasi. Mereka juga harus meminjam dapur dan kamar mandi tetangga jika membutuhkannya.

Kondisi tersebut tentunya sangat kontras dengan apa yang selama ini dibayangkan oleh publik. Apalagi pimpinan Facebook, Mark Zuckerberg sendiri kerap berbicara tentang ketimpangan sosial hingga mengunjungi berbagai tempat untuk "mempelajari tentang harapan dan kehidupan orang-orang".

"Apa dia akan kesini," ujar Nicole. "Dia (Mark Zuckerberg) tidak perlu berkeliling dunia. Ia seharusnya belajar terlebih dahulu tentang yang terjadi di kota ini."

Sementara itu, Victor dan Nicole sendiri sebenarnya merupakan pegawai kontrak dari pihak ketiga yang bermitra dengan Facebook. Keduanya sebenarnya mendapatkan penghasilan yang lebih besar dibanding pegawai kafetaria biasa.

Sebagai kepala shift, Nicole mendapatkan USD 19,85 (Rp 264.000), sedangkan Victor mendapat USD 17,85 (Rp 238.000). Meski begitu, penghasilan itu tak bisa membuat keluarga itu hidup dengan layak lantaran tuntutan dan standar hidup di kawasan tersebut yang tinggi. Bahkan untuk membayar iuran asuransi kesehatan pegawai mereka tidak mampu.

Meski tampaknya bergengsi bisa bekerja di Facebook, Nicole dan Victor justru merasa sebaliknya. Gajinya sangat jauh berbeda dengan para tenaga ahli. Bahkan banyak pegawai Facebook lainnya yang melihat mereka lebih rendah. Sejumlah fasilitas yang disediakan oleh perusahaan juga tidak berlaku untuk pegawai kafetaria.

No comments:

Powered by Blogger.